Tidak perlu install aplikasi. Tidak perlu belajar lagi. Ketik transaksimu seperti chat biasa — CatatAja yang catat, hitung, dan susun laporannya.
Tiga masalah ini hampir selalu menghambat pelaku UMKM untuk berkembang — dan akarnya sama: tidak ada pencatatan.
Uang masuk terasa banyak, tapi di akhir bulan tabungan tidak bertambah. Tidak ada catatan untuk dicek ulang.
Bank dan koperasi minta laporan keuangan. Tanpa bukti, pengajuan modal usaha sering kandas di awal.
Ikut pameran atau program bantuan UMKM butuh data omzet. Tanpa pencatatan, kesempatan ini terlewat.
Tidak ada format khusus. Ketik transaksimu dengan bahasa sehari-hari.
"jual nasi 20 bungkus 100rb"Sistem mengenali jenis transaksi, nominal, kategori, dan tanggal tanpa kamu ketik manual satu-satu.
Ketik "laporan" untuk lihat ringkasan harian, mingguan, atau bulanan — lengkap dengan kategori terbesar.
"laporan bulan ini"Bahasa sehari-hari, bukan formulir. Ketik seperti kamu chat ke teman.
Foto bon belanja, langsung terbaca dan tercatat tanpa diketik ulang.
PREMIUMHarian, mingguan, atau bulanan — keluar dalam hitungan detik, kapan saja diminta.
Cetak laporan profesional untuk diajukan ke bank atau koperasi.
PREMIUMCatat keuangan usaha dan pribadi dalam satu nomor — tetap rapi, tidak campur aduk.
Ajak sesama pelaku usaha, dan dapatkan hadiah setiap kali mereka mulai mencatat.
Usaha kita tumbuh kalau saling bantu. Ajak pelaku usaha lain pakai CatatAja, dan dapatkan hadiah setiap kali mereka mulai mencatat — bukan sekadar promo, tapi cara saling menguatkan sesama UMKM Sarolangun.
Scan, chat, catat — tidak perlu bayar apa pun untuk mulai.
Buka WhatsApp CatatAja